Ibu Mertua Wagub DKI Riza Patria Meninggal Dunia

KLIKQQ , Ibu Mertua Wagub DKI Riza Patria Meninggal Dunia – Ibu mertua Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yakni Yan Yusma meninggal dunia. Dia mengembuskan napas terakhir hari ini, Sabtu (26/9/2020), sekitar pukul 05.20 WIB.

“Telah berpulang ke rahmatullah ibu kami, Hj. Yan Yusma binti Ismail Nain,” kata Asisten Pribadi (Aspri) Wagub DKI, Yudha melalui keterangan tertulis.

Yudha mengajak masyarakat Jakarta mendoakan Yan Yusma. Dia berharap, mertua Riza Patria itu diterima di sisi Tuhan.

“Semoga almarhumah diterima di sisi Allah dan diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT,” ucapnya.

Yudha menambahkan, keluarga besar Riza Patria berpesan agar semua pihak tidak mengirim karangan bunga ke rumah duka.

“Keluarga menyampaikan harapan agar uang yang sedianya digunakan untuk karangan bunga lebih baik dijadikan sedekah dan atau diniatkan atas nama almarhumah Yan Yusma binti Ismail Nain,” tutup Yudha.

Ibu Mertua Wagub DKI Riza Patria

Melalui akun twitter, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menulis berita duka ini. Dia memohon doa untuk almarhumah.

“Telah wafat Ibu Mertua saya Ibu Hj. Yan Yusma (orangtua dari Ibu Ellisa Sumarlin) pagi ini. Amanah dari keluarga, agar dana yg sedianya untuk karangan bunga digunakan untuk sedekah. Mohon doanya agar Almarhumah ditempatkan di surga Allah SWT. Terima kasih Ibu Bapak. Hormat kami,” tulis @BangAriza, Sabtu (26/9/2020).

Jenazah akan dimakamkan pada siang nanti usai salat dhuhur di Tempat Pamakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan ada ratusan tempat usaha yang ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan saat pelaksanaan PSBB pengetatan.

“Terkait operasi yustisi yang kami lakukan sejak tanggal 14 (September) sudah lebih dari 208 kantor, kafe, restoran, hotel yang kami tutup sementara, karena di situ ada penyebaran dan ada yang melanggar,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2020).

Untuk sanksi tersebut berpatokan pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tahun 2020 tentang PSBB. Dalam Pergub tersebut dijelaskan bahwa tempat usaha yang melanggar harus tutup sementara selama 3×24 jam.

Selain itu, dia juga menyatakan denda pelanggaran PSBB sudah mencapai Rp 4,6 milliar.

“Lebih dari Rp 4,6 miliar sudah uang yang terkumpul hasil dari denda bagi warga yang tidak menggunakan masker, bagi unit usaha yang melanggar protokol,” ucapnya.

Selanjutnya, Riza juga mengimbau agar masyarakat terus melaksanakan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Menurut para ahli 70 persen kalau kita menggunakan masker itu akan mengurangi potensi penyebaran. Jadi sekarang obat yang paling efektif adalah 3M,” jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan