Blue Bird Beli Taksi Listrik Tesla di Importir Umum

           KlikQQ   –  Blue Bird menggandeng importir umum (IU) Prestige Image Motorcars untuk mengadakan taksi listrik Tesla Model X sebagai armada Silverbird.

Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim menjelaskan pihaknya telah menerima pemesanan dari Blue Bird sebanyak empat unit mobil listrik Tesla. Sementara itu Blue Bird berencana mengoperasikan lima unit Tesla Model X.

“Mereka order sama kami, ordernya sudah cukup lama,” kata Rudy melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/4).

Prestige Image Motorcars diketahui sebagai pemasok mobil listrik Tesla asal Amerika Serikat di dalam negeri. Prestige telah memasarkan Model X 75D sejak 2017.

Rudy mengaku Blue Bird tak memperoleh harga spesial meski memborong mobil ramah lingkungan Tesla. Ia mengatakan harga tetap sama, yaitu per unitnya Rp2,7 miliar off-the-road atau naik Rp100 juta saat pertama kali meluncur dua tahun lalu.

“Harga sama saja kok dengan yang lain,” ucap dia.

Menurut dia pihaknya hanya menyediakan mobil, sedangkan masalah penambahan logo dan atribut taksi lain diserahkan ke pihak perusahaan Blue Bird.

Lebih lanjut, Rudy menyampaikan sampai saat ini Blue Bird belum menambah pesanan. Jika berencana kembali memesan, pihak Prestige cuma dapat menyediakan Model X 90D dengan estimasi harga Rp3 miliar off-the-road, lantaran Model X 75D sudah tidak diproduksi.

Pihak Blue Bird belum bisa dihubungi terkait pemesanan empat unit Tesla disebut sebagai armada taksi listrik dari salah satu importir umum di Jakarta. Diberitakan sebelumnya bahwa pihak Blue Bird mendatangkan Tesla dari Inggris karena ada persamaan posisi kemudi antara Indonesia dan Inggris.

Pengumuman operasi taksi listrik Blue Bird dan Silverbird sudah dilakukan Senin (22/4). Selain menggunakan Tesla, perusahaan juga menggunakan produk BYD e6 asal China untuk dijadikan taksi listrik regular Bluebird sebanyak 25 unit. Total 30 unit mobil listrik Blue Bird akan beroperasi melayani konsumen.

Pihak Bluebird telah menggelontorkan dana sebesar Rp40 miliar untuk moda transportasi barunya itu. Selain untuk armada yang lebih bersih, dana tersebut juga digunakan untuk infrastruktur pendukung stasiun isi ulang di kantor pusat.

Tahun ini ditargetkan 30 unit taksi listrik tersedia dan direncanakan bakal bertambah secara bertahap pada tahun-tahun selanjutnya. Taksi listrik tersebut dijadwalkan mulai beroperasi per 1 Mei 2019.

Tinggalkan Balasan